Ini Dia Tips Ampuh Pilih Kain Tenun NTT untuk Kerja dan Bersantai

Pamor seni wastra Indonesia kian hari kian mengilap. Tak cuma batik, kain tenun pun makin digemari oleh semua kalangan, termasuk generasi muda Indonesia. Salah satu tenun yang menjadi tren kekinian adalah kain dari Nusa Tenggara Timur (tenun NTT).

Seperti batik,kain tenun pun lekat dengan kesan formal. Namun jika kita cerdas memilih kain tenun dan memadupadankannya dengan busana lain, bukan tak mungkin kain tenun bisa digunakan untuk sekedar hang out atau ke acara-acara santai lainnya.

Baca juga:
Begini sulitnya Mewarnai Selembar Kain Tenun Sumba
Bagaimana Cara Mengenakan Kain Tenun Tanpa Harus Memotong?

Menyitir tulisan di buku”Chic Mengolah Wastra Indonesia“, kain tenun umumnya berwarna dasar gelap. Pemilihan kain tenun dengan aksen warna cerah seperti kuning dan merah bisa menjadikan kain ini tampil lebih kasual.

Selain itu, untuk acara-acara santai, pilihlah kain tenun yang berbahan tipis dan bukan kain-kain yang di masyarakat asal kain tersebut dijadikan sebagai selimut. Kain itu bisa dikombinasikan dengan kain-kain lain berwarna polos yang berwarna cerah.

Selain soal bahan dan warnanya, perlu diperhatikan pula postur tubuh si pemakai. Jika kita berbadan mungil, pastikan kita menggunakan motif-motif yang motifnya kecil pula. Di tenun NTT misalnnya, motif-motif kecil biasanya berasal dari daerah Alor, Lio, dan Sika.

Sebaliknya, jika kita bertubuh besar pilihlah kain tenun yang memiliki motif berukuran besar. Dalam tenun NTT, kain-kain bermotif besar biasanya dibuat oleh masyarakat di daerah Lembata, Sawu, dan Timor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *