Apa Hubungannya Garuda Mukti dengan Bolleches?

Sebelumnya telah diceritakan bagaimana batik Bolleches ditemukan dan perkembangannya. Saat ini motif batik Bolleches yang paling umum ditemukan adalah batik yang dimodifikasi oleh Dra. Suminarwati Sundoro

Wanita ini  memberikan motif Garuda Muka. Di mana batik ini tetap memiliki titik-titik sebagai ciri khasnya dengan diberikan motif Burung Garuda. Garuda Muka ini dibuat mengingat sejarah kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Raja Airlangga. Menurut legenda, Garuda merupakan tunggangan dewa Wisnu yang sekaligus merupakan lambang kerajaan Kediri pada masa lalu.

Baca juga:
Orang Belanda Ini Jatuh Cinta Akan Batik
Perkembangan Kualitas dan Motif Batik Belanda

Batik Garuda Muka ini diciptakan pada tahun 1980. Seiring dengan berkembangnya jaman, Batik Garuda Muka ini semakin banyak memiliki variasi sehingga semakin menambah cita rasa warna dan motif yang dimiliki. Beberapa di antaranya adalah Batik Garuda Muka Teratai Mekar, Batik Garuda Muka Sekar Jagad, Batik Garuda Ukel dan Batik Garuda Mukti.

Semua batik ini memiliki motif khas Bolleches dan Garuda Muka dengan berbagai bentuk perskpektif. Sampai sekarang setidaknya ada 12 motif garuda muka di Kediri.

Batik Garuda Muka Mukti. Foto: kompasiana.com/teguhhariawan

Yang menarik adalah Batik Garuda Muka Sekar Jagad, di mana batik Bolleches yang satu ini menggabungkan beberapa komponen lain dari Kediri. Selain motif Garuda Muka dan Bolleches sendiri, batik ini memberikan motif tahu,  gethuk pisang sebagai makanan khas Kediri serta tambahan bunga-bunga dan daun-daunan. Dengan begitu banyaknya motif, batik ini lebih kaya dan bervariasi. Batik ini menjadi salah satu batik variasi Bolleches yang cukup terkenal.

Batik Garuda Muka Sekar Jagad. Foto: kompasiana.com/teguhhariawan

Selain batik Garuda Muka, batik bolleches ini sangat memungkinkan untuk dikombinasikan dengan motif lain. Pasti tahu kan dengan Arc de Triomphe yang ada di Kabupaten Kediri? Yap, Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) juga menjadi salah satu inspirasi variasi batik Bolleches ini. Batik ini biasa disebut Batik Simpang Lima atau Batik Gumul. Batik ini masih menggunakan titik-titik bulat sebagai dasar motif dan menambahkan motif Monumen SLG. Batik ini juga menjadi batik khas Kediri karena Monumen SLG-nya. Selain itu, Variasi batik ini bisa berupa daun-daunan pepaya, bunga teratai, buah belimbing, pohon mangga dan berbagai motif lain yang menggambarkan Kediri.

B8AE93DF-9C7E-4371-ABAE-BEC2DE21465F.jpg
Batik Simpang Lima. Foto: Foto: fitinline.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *