Uniknya Kostum Batik dari Bahan Bekas

Menonton pameran fesyen, atau yang nama bekennya adalah fashion show merupakan kegiatan yang bergengsi. Tapi apa jadinya kalau produk yang dipamerkan menggunakan barang bekas? Apalagi kalau yang menjadi desainernya adalah murid-murid SMK.

Itulah yang terjadi di Purworejo, Jawa Tengah. SMK Batik Perbaik Purworejo menggelar fashion show yang memamerkan karya-karya terbaik siswanya.

Baca juga: 
Sawunggalih Menanti Bandara Baru Yogyakarta
Kotagede, Pusat Kerajinan Perak Legendaris di Tenggara Kota Yogyakarta

Para siswa mendesain sebuah kostum dengan tema-tema unik, mulai dari burung Garuda, kuda terbang, hingga Nyi Roro Kidul sang penguasa pantai Selatan Jawa.

Menurut pihak sekolah, acara ini digelar untuk ememriahkan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-72. Selain itu, fashion show ini juga akan memicu kreatifitas para siswa, terutama dalam desain batik dan pakaian tradisional.

Pihak sekolah memberikan tantangan khusus, yaitu semua kostum harus menggunakan unsur bahan bekas, seperti plastik, spon, kardus, atau sisa-sisa kain batik.

Tidak Cuma menyaksikan lenggak-lenggok para model dadakan, kostum yang dipamerkan juga dilombakan. Jurinya berasal dari berbagai latar belakang, dari pihak internal sekolah hingga anggota DPRD Purworejo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *