Demi Batik Banyuwangi, Pria Ini Rela Rugi Ratusan Juta

Namanya Firman Sauqi. Tahun 1997 ia pernah bangkrut. Tak tanggung-tanggung, pria asli Banyuwangi, Jawa Timur ini kehilangan Rp 450 juta.

Tapi ia tak menyerah. Firman merintis kembali bisnisnya dengan memproduksi batik pantai Bali untuk salah satu rekannya yang asal Italia. Sayang, rekannya itu tidak membayar batik pesanannya.

Baca juga:
Liburan ke Banyuwangi? Jangan Lupa Datang ke Wisata Agro Ini
Pantai di Banyuwangi Ini Akan Menjadi Merah Saat Jelang Senja

Setelah itu Firman beralih menggeluti batik Banyuwangi dengan modal sekitar Rp 5 juta. Ia merekrut tiga orang karyawan saat itu. Tapi usahanya tersendat lantaran di tahun 2000 batik Banyuwangi belum begitu populer. Dukungan pemerintah setempat juga belum optimal, sehingga sulit untuk mengenalkan produknya ke masyarakat luas.

Beruntung, semenjak Azwar Anas menjadi Bupati banyak program pembinaan dan promosi produk asli Banyuwangi yang Firman ikuti. Dari situlah bisnis batik Firman perlahan memperlihatkan hasilnya.

Saat ini Firman mengaku amat terbantu dengan kehadiran market place banyuwangi-mall.com yang menjadi tempat memasarkan produk-produk asli Banyuwangi.

Menelisik ke belakang, Firman mengaku kemampuannya membatik merupakan keturunan dari neneknya. Namun bedanya, Firman lebih dulu menekuni seni lukis.

Firman bersama beberapa pekerjanya. Foto: suaramedianasional.com

Baru pada tahun 1989 saat ibu kos menawari Firman untuk membantu memproduksi batik. Dari situlah ia mulai menggali kemampuannya dalam mencanting batik.

Walau saat ini jumlah pembatik di Banyuwangi makin banyak dan model batik pun makin beragam, namun Firman mengaku tak khawatir dengan persaingan yang ada. Sebab Firman yakin produknya memiliki ciri khas.

“Batik kami memiliki keunikan, yakni kombinasi motif lama seperti Gajah Oling, Kangkung Setingkes, atau yang lain dengan motif baru buatan kami,” ujarnya seperti dikutip oleh Timesindonesia.co.id.

Saat ini Firman mempekerjakan belasan pemuda di desanya untuk memproduksi batik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *