Mewujudkan Desain 3 Dimensi Batik Encim dengan Detil

Kain batik yang biasa dikenakan wanita Tionghoa, Batik Encim, menjadi hiasan menarik. Motif batik tersebut digunakan Sonny Arian sebagai pembentuk detail busana dalam konsep tiga dimensi. ”Rancangan saya adalah jenis evening dress yang berpadu dengan dress couture. Banyak detail yang digunakan,” kata Sonny.

Detail yang dimaksud adalah penggunaan aplikasi Batik Encim. Kain bermotif itu ditempel bordir kemudian dipayet. ”Upaya itu untuk menghasilkan detail tiga dimensi,” paparnya.

Sonny memberi nama koleksinya kali ini sebagai ”Baccara Series”. Sebagai bentuk pengungkapan inspirasi dari kehidupan. ”Mungkin banyak dialami oleh banyak orang. Bahwa di dalam rasa duka masih tersimpan suatu keindahan,” ungkapnya.

Dia menggambarkan duka dengan dominasi warna hitam di karya busananya. Sedangkan kebahagiaan diaplikasikan melalui bunga yang terdapat di Batik Encim. ”Aplikasi dari Batik Encim memang saya harapkan menjadi fokus perhatian,” tuturnya.

Mempunyai Keragaman

Dalam rancangannya, Sonny memilih busana yang berpadu busana atas dan bawah. Dia menginginkan penampilan busana karyanya mempunyai keragaman. ”Saya merancang lima baju. Bisa mempunyai penampilan 10 look dress,” ucapnya.

Potongan yang digunakan adalah permainan bentuk putri duyung (mermaid). Bagian atas mempunyai beberapa jenis potongan. ”Ada model peplum, circle dress, dan juga ballgown.” Material, kata dia, menggunakan duchess yang merupakan kain satin yang tebal, bertekstur halus, dan mempunyai kilap yang elegan.

Dipadukan dengan beberapa jenis kain lace. ”Pada 27 Mei kemarin busana saya ini tampil dalam peragaan busana acara Jogja Fashion Trend 2017 di Mal Hartono. Lima baju koleksi saya tampil,” pungkasnya.

 

Sumber: Suaramerdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *