Batik Gonggong Tak Punya Cabang!

Gonggong merupakan hewan sejenis siput laut yang sudah menjadi ikon Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Kesan Gonggong menjadi ikon Kota Tanjungpinang sangat terasa sekali, mulai dari makanan hingga gedung memiliki bentuk seperti Gonggong.

Namun apa jadinya jika Gonggong menjadi sebuah motif batik? Jawabannya ada di sebuah toko kecil di Jalan RH Fisabililah KM 8 Atas, Kota Tanjungpinang. Inilah satu-satunya toko yang menjual Batik Gonggong.

“Tidak bisa dijual di tempat lain, karena (Batik Gonggong) sudah dipatenkan,” kata salah satu pegawai toko, Anggi, seperti dikutip Kompas.com.

Baca juga:
Batik Hokokai, Si Unik Peninggalan Penjajah (Bagian 1)
Keunikan Motif Batik Besurek Khas Bengkulu

Sebenarnya Batik Gonggong hampir sama dengan batik pada umumnya. Batik ini memiliki motif yang mirip dengan batik pesisir. Perbedaannya, adanya hewan Gonggong di dalam motif tersebut. Itulah alasan kenapa disebut dengan Batik Gonggong.

Bahkan Batik Gonggong sendiri tidak diproduksi di Kota Tajungpinang, karena memang tidak ada perajin batik di sana. Batik ini dibuat di Kota Pekalongan yang terkenal menjadi salah satu sentra batik di Pulau Jawa.

Sampai saat ini, Batik Gonggong memiliki 35 variasi motif batik. Dari beberapa motif tersebut, ada sejumlah motif yang cukup terkenal, yakni Gonggong Julur Kacang, Gonggong Beriring, Kuntum Kemuning, Awan Larat Kuntum Gonggong, Ketam atau Kepiting hingga Pucuk Rebung.

Batik Gonggong merupakan kreasi dari warga asli Tanjungpinang, Efiyar M Amin. Batik unik ini dikenal memiliki warna-warna terang seperti kuning, ungu, merah dan biru langit. Sebagian besar motif Batik Gonggong sudah mengantungi hak paten dari Kementrian Hukum dan HAM sejak Oktober 2011 silam.

Bagi kamu yang ingin dan sedang berjalan di Kota Tanjungpinang jangan lupa membeli oleh-oleh Batik Gonggong lantaran penjualannya yang sangat eksklusif. Untuk harga sendiri Batik Gonggong dibanderol dengan harga Rp 180 ribu hingga Rp 1 juta, tergantung bahan kainnya.

Tidak cuma menyediakan kain batik, Batik Gonggong juga menyediakan busana batik yang siap pakai. Untuk busana Batik Gonggong perempuan dijual paling mahal IDR 350 ribu. Sedangkan untuk kemeja pria dibanderol berkisar IDR 130 ribu hingga IDR 190 ribu.

 

Penulis : Atung Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *