Mengenal Lebih Jauh Batik Wakaroros Asal Kutai

Kalimantan merupakan salah satu pulau terbesar yang ada di Indonesia. Banyak sekali hasil kerajinan tangan yang dihasilkan masyarakat Pulau Borneo, termasuk salah satunya batik.

Dari sekian banyak batik yang ada, Batik Wakaroros khas Kutai Timur merupakan salah satu jenis batik yang cukup unik. Batik Wakaroros sendiri merupakan salah satu jenis batik tulis modern hasil kreasi Marsiah dan anak-anak didiknya yang berasal dari Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Pulung, Kutai Timur.

Keunikan yang sangat khas dari Batik Wakaroros yakni menggunakan pewarna alam dalam proses pembuatannya. Salah satu jenis pewarnanya berasal dari getah Kayu Ulin yang saat ini sudah mulai langka.

Perlu kamu ketahui, Kayu ulin atau yang bernama latin Eusideroxylon zwageri sering disebut juga bulian atau kayu besi. Pohon ulin merupakan tanaman khas dari Pulau Kalimantan yang biasa dimanfaatkan sebagai bahan bangunan karena amat kokoh. Jangan heran bila rumah-rumah kayu yang terdapat di Kalimatan terbuat dari kayu ini.

Motif dalam batik Wakaroros sangatlah unik. Motif tersebut mengikuti simbol-simbol yang ada di kehidupan masyarakat Dayak di Kutai Timur. Beberapa motif yang terkenal dari Batik Wakaroros yakni motif Dayak Kenyah, Dayak Basap dan lainnya.

Dalam memperkenalkan Batik Wakaroros, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur juga sudah menetapkan agar pegawai di lingkungan Pemkab menggunakan Batik Wakaroros. Menurut Wakil Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, batik khas Kutai Timur ini harus diperkenalkan terlebih dahulu pada masyarakat setempat kemudian ke seluruh Indonesia.

“Jika tidak sekarang, kapan lagi masyarakat Kutim bisa kenal dan bangga dengan produk-produk lokal asli buatan industri kreatif warga sendiri. Batik tulis Kutim yang berasal dari Kecamatan Rantau Pulung, Desa Kabo, dan Kecamatan Bengalon ini tidak kalah kualitasnya dengan batik dari Jawa,” kata Ardiansyah seperti dikutip Tribun Kaltim.

Tertarik mendapatkan Batik Wakaroros yang dipenuhi simbol masyarakat Dayak? Batik ini bisa didapatkan dengan mudah tanpa kamu perlu pergi ke Kalimantan. Harga yang ditawarkan memang sedikit mahal karena tingkat kesulitan dan penggunaan pewarna alami, Batik Wakaroros bisa didapatkan mulai dari IDR 250 ribu.

Penulis : Atung Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *