Merasakan Budaya Belanda di Bandung

Apakah Anda termasuk orang yang senang berburu lokasi-lokasi unik dengan pemandangan yang artistik dan berbeda dari yang lain? Mungkin kota Bandung menjadi pilihan yang paling tepat.

Selain dikenal sebagai kota dengan berbagai makanan yang unik dan menarik, Bandung juga memiliki destinasi wisata yang menjadi tujuan wisatawan dari berbagai daerah.

Salah satu destinasi wisata yang saat ini mencuri hati banyak wisatawan adalah tempat wisata Kampoeng Tulip. Ini adalah tempat wisata dengan nuansa Belanda yang kental.

Baca juga:
Batik Oncom Kreasi Terbaru dari Kabupaten Bandung Barat
Inilah 5 Taman di Bandung yang Wajib Disambangi

Kampoeng Tulip baru dibuka Januari 2016 lalu. Dalam perjalannya masih masih banyak pengembangan yang akan dilakukan pengelolanya. Ke depan, Kampoeng Tulip bakal dilengkapi dengan sarana Outbond, kemping, dan perluasan area yang lebih luas lagi.

Kampoeng Tulip yang berada di daerah Ciwastra menjadi tempat wisata alam yang favorit di Kota Bandung. Lokasinya berada di dalam Komplek Pasir Pogor. Letaknya juga tidak jauh dari pintu masuk perumahan, hanya 100 meter. Dari situ Anda akan menemukan papan nama dengan tulisan Kampoeng Tulip yang tepat berada di sebelah kiri.

Dengan mengusung konsep budaya Belanda, Kampung Tulip yang didirikan oleh Pak Nanang menyulap lahan seluas kurang lebih 1 hektar menjadi sebuah kampung wisata dipenuhi taman bunga indah lengkap  dengan berbagai fasilitas seperti kolam terapi ikan, rumah bergaya Belanda, permainan anak, sepeda air, gallery shabby chick, serta berbagai fasilitas serta wahana lainnya.

Bangunan di Kampoeng Tulip memiliki banyak arsitektur bangunan ala Belanda. Tak lupa kehadiran kincir angin mini yang menjadi ikon di Kampoeng Tulip sehingga suasana layaknya di negara Kincir Angin.

Pembuatan Kampoeng Tulip sendiri terinspirasi dari anak pemilik tempat wisata ini yang sedang kuliah di Belanda. Topografi Bandung juga cukup mirip dengan Belanda sehingga menguatkan si pemilik untuk mendirikan sebuah tempat wisata di Bandung yang bernuansa Belanda.

Banyak objek yang dapat Anda pilih yang cocok untuk selfie atau wefie di Kampoeng Tulip. Wisatawan dapat berfoto dengan pemandangan kolam, bunga, rumah dengan gaya Belanda.

Pengunjung juga bisa mengendarai sepeda dengan tampilan pernak pernik yang penuh warna hingga kedai bernuansa Belanda.

Selain sebagai tempat wisata yang bernuansa luar negeri, Kampung Tulip juga mengusung wisata edukasi untuk anak-anak berupa pendidikan non verbal. Anak-anak bisa belajar mengetahui nama-nama dan jenis tanaman, ada juga permainan memanah yang bertujuan untuk melatih fokus mereka.

Jam operasional Kampoeng Tulip mulai dibuka pukul 08.30 – 17.00 WIB dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau yaitu Rp. 9000 per orang.

Penulis : Atung Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *