Inilah Tempat Istirahat Raja Mataram Beserta Istri yang Mempesona

Yogyakarta memang bukan hanya punya Keraton sebagai peninggalan kesultanan Mataram. Di sebelah Barat Daya Keraton ada sebuah bangunan indah yang bernama Taman Sari.

Taman Sari yang berjarak kurang lebih 2 km dari Keraton Jogja ini memang nampak mempesona. Sebab di sini kita bisa menjumpai bangunan dengan perpaduan arsitektur Eropa – Jawa serta beberapa ruangan. Bangunan yang diinisiasi oleh Sultan Hamengkubuwono I dari tahun 1758 hingga tahun 1769 ini ditujukan untuk tempat beristirahat atau pesanggrahan bagi raja dan istri raja.

Meski telah berusia lebih dari 2 abad lebih tapi beberapa bangunan dari Taman Sari masih nampak seperti aslinya. Hanya memang ada beberapa bangunan yang rusak dan belum direnovasi. Namun demikian pesona Taman Sari masih tak tergantikan dengan tempat peristirahatan raja lainnya.

Taman Sari secara umum dibagi menjadi empat bagian. Bagian pertama berwujud danau buatan yang berada di sebelah Barat. Sementara itu di bagian Selatan danau kita bisa menjumpai bagunan yang disebut Pemandian Umbul Binangun.

Lanjut ke bagian ketiga, kita akan menjumpai sebuah bangunan yang dinamakan Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati. Terakhir, pada bagian keempat dari Taman Sari kita bisa menjumpai beberapa bangunan yang membentang dari Timur Pemandian Umbul Binangun dan danau buatan hingga ke arah tenggara kompleks Magangan.

Foto: wikipedia

Dari sekian bangunan di Taman Sari, ada dua bangunan yang berfungsi selain tempat istirahat. Bangunan pertama yaitu yang disebut Pulau Cemeti yang digunakan raja untuk melakukan pengintaian. Bangunan dengan fungsi lain berikutnya yaitu tempat pertapaan atau semedi raja.

Sementara untuk kolam-kolam yang ada di sini berfungsi sebagai tempat membersihkan diri.

Di sini pengunjung bisa jalan-jalan sambil melakukan pengamatan atau juga berfoto-foto untuk kenang-kenangan. Selain itu dengan bantuan pemandu wisata, Anda juga bisa mendegarkan cerita atau kisah sejarah dari berdirinya Taman Sari ini secara detil.

Untuk menuju ke destinasi yang juga disebut istana air ini sangatlah mudah. Sebab lokasinya yang masih berada di Kota Yogyakarta. Bahkan bila kamu berangkat dari Keraton, bisa ke Taman Sari ini dengan berjalan kaki dengan waktu tempuh sekitar 10-15 menit.

Sementara itu untuk tarif masuk Taman Sari ini sangat terjangkau yakni IDR 3.000. Biaya tambahan yaitu IDR 1.000 perlu juga dibayar ketika Anda membawa kamera. Bila ingin menyewa jasa pemandu wisata, pengunjung harus membayar sebesar IDR 25.000 hingga IDR 50.000.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *