Jenis-Jenis Malam Untuk Membatik

Kamu pastinya tahu kegunaan malam dalam proses pembuatan batik. Tapi apakah kamu tahu malam ternyata memiliki banyak jenis dan kegunaan yang berbeda? Pengetahuan ini sangat penting agar saat kamu membuat batik hasil karya yang diciptakan akan menjadi lebih bagus.

Malam sendiri umumnya digunakan para perajin batik untuk memblok pola pada kain yang akan dibatik. Hal ini diperlukan agar menghasilkan corak dan motif menarik pada kain batik yang kamu buat. Berikut tipe dan criteria malam yang perlu kamu ketahui.

Baca juga:
Bagaimana Canting Batik Cap Dibuat?
Wisata Kampung Canting Landung Sari

Malam Tembokan atau Popokan

Melihat dari namanya, malam jenis ini digunakan sebagai tembok yang menjaga motif agar dapat dirintangi secara sempurna. Malam Tembokan memiliki ciri-ciri khusus yakni

  • Saat dipanaskan lilin terbilang cukup lama meleleh dan bila suhu panasnya tak dijaga akan cepat membeku kembali
  • Malam jenis ini mudah sekali melekat pada kain sehingga daya ikatnya sangat kuat.
  • Tahan terhadap larutan alkali
  • Sangat sukar lepas dari rendaman air sehingga sangat sulit untuk dilorod
  • Tidak meninggalkan bekas ketika kita selesai melorotnya.

Malam Klowong

Malam Klowong biasa digunakan para perajin untuk menutupi ragam hias dan desain batik yang dilakukan secara rengreng serta nerusi (memblok pada dua sisi permukaan kain). Motif yang akan diblok dengan Malam Klowong biasanya hanya berupa isen-isen atau pengias dan ornament kain batik.

Malam Klowong memiliki ciri-ciri yakni

  • Mudah cair saat dipanaskan tapi juga cepat membeku bila tidak dijaga kestabilan panas dan suhu kompornya
  • Dapat membuat garis motif menjadi lebih tajam dan daya lekatnya cukup kuat, mirip dengan Malam Tembokan
  • Malam Klowong tidak tahan terhadap larutan alkali
  • Mudah sekali dilorod dan tidak meninggalkan bekas
  • Malam Klowong mudah hancur bila tidak berhati-hati dalam penggunaannya.

Malam Tutupan

Malam ini berfungsi untuk menutupi warna motif tertentu yang ingin dipertahankan pada kain batik setelah melalui proses dicelup atau dicolet. Biasanya malam jenis ini digunakan pada kain batik yang menggunakan banyak warna.

Malam Tutupan memiliki ciri-ciri yakni

  • Sangat mudah mencair dan membeku
  • Gampang sekali saat dilorod
  • Daya lekat cukup kuat
  • Tidak tahan terhadap alkali.

 

Penulis : Atung Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *