Motif Simpang Susun Semanggi Jadi Salah Satu Batik Unggulan Jakarta

Sebagai sebuah kota besar yang menjadi pusat bisnis dan pemerintahan, wajar saja Jakarta terus mengalami pembangunan yang pesat. Baik itu pembangunan gedung-gedung pencakar langit maupun jalan terus dilakukan pemerintah daerah.

Salah satu pembangunan yang direncanakan menjadi ikon baru yakni Jalan Simpang Susun Semanggi. Demi memperkenalkan ikon baru tersebut, pemerintah daerah pun menjadikan Simpang Susun Semanggi menjadi salah satu motif Batik Jakarta.

Batik Jakarta Motif Simpang Susun Semanggi itu diciptakan oleh Chitra Subyakto yang merupakan seorang warga Rumah Susun (Rusun) yang mendapatkan pelatihan khusus dari pemerintah. Dewan Kerajinan Nassional Daerah (Dekranasda) DKI Jakarta pun tertarik dengan karyanya dan ingin memperkenalkan Batik Jakarta Motif Simpang Susun Semanggi.

Baca juga:
10 Motif Batik Khas Tangerang Ini Mulai Tersohor
Tak Perlu Jauh-jauh ke Pekalongan, Bolu Gulung Batik Sudah Membanjiri Jakarta dan Sekitarnya

Pada Pameran Jakarta Kita 2017 yang diselenggarakan Dekranasda Jakarta, Batik Jakarta Motif Simpang Susun Semanggi pun dihadirkan pada pameran tersebut. Batik Jakarta Motif Simpang Susun Semanggi yang merupakan jenis batik tulis cukup menarik perhatian para pengunjung.

Menurut Chitra Subiyakto, ia mengambil Simpang Susun Semanggi sebagai motif di batiknya lantaran Simpang Susun itu akan menjadi ikon baru Jakarta. Terlebih, kata dia, Jembatan Semanggi sudah dikenal sebagai pemersatu jalan di seluruh wilayah Jakarta.

“Jembatan Semanggi adalah sebuah simbol persatuan karena menghubungkan berbagai wilayah di Jakarta-Utara, Selatan, Barat, dan Timur tanpa hadirnya lampu lalu lintas. Proyek Simpang Susun Semanggi yang sedang dibangun sekarang semakin menginspirasi saya untuk membuat koleksi ini,” kata Chitra.

Batik Jakarta Motif Simpang Susun Semanggi sendiri merupakan batik kontemporer. Batik ini mengilustrasikan daun semanggi berhelai empat serta garis marka jalan di Jakarta. Motif baru ini diaplikasikan oleh para ibu rumah tangga dari rusun Marunda, Jakarta Utara, di atas kain katun melalui teknik batik tulis.

Batik yang dihasilkan memiliki warna beragam seperti hijau, merah, kuning, dan biru tua.

Batik Motif Simpang Susun Semanggi sendiri merupakan salah satu produk dari label ‘Sejauh Mata Memandang’ yang ingin memberdayakan warga rusun untuk bisa memproduksi batik sebagai penghasilan tambahan.

Jika tertarik, kamu bisa mendapatkannya dengan merogoh kocok mulai dari IDR 200 ribu sampai IDR 2 juta.

Penulis : Atung Nugroho

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *