Hologram Ini Bisa Bedakan Batik Indonesia Asli

Sejak lembaga Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengurusi budaya dan ilmu pengetahuan, UNESCO (United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization) menjadikan batik sebagai warisan budaya Indonesia, seluruh elemen di seluruh nusantara terus mengembangkan berbagai motif batik.

Batik-batik asli buatan para perajin Indonesia pun banyak mendapatkan sambutan dari konsumen lokal maupun luar negeri. Sehingga tak jarang pesanan terhadap motif batik tertentu sangat banyak dan membuat perajin kewalahan.

Hal ini juga menarik perhatian para oknum yang ingin memalsukan batik dengan cara printing atau sablon.

Batik printing atau sablon memang bisa mengikuti motif batik asli, namun dari segi harga jauh lebih murah sehingga membuat orang lebih banyak tertarik untuk membelinya.

Tak jarang, ada juga penipuan di mana batik printing atau sablon diakui sebagai batik asli buatan tangan.

Demi menghindari masalah tersebut Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft (Asephi) pun menggalakan pemasangan hologram ke batik asli.

Pemasangan hologram ini dilakukan di sentra-sentar industri batik, salah satunya Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Menurut Ketua BPC Asephi Pekalongan, Romi Oktabirawa pemberian hologram ini untuk melindungi batik asli dari Indonesia.

Hologram, kata dia, menjadi tanda bahwa batik itu asli dan konsumen tak perlu kecewa serta merasa takut akan tertipu saat membeli batik.

Pemasangan hologram ini hanya dilakukan ke tiga jenis batik, yakni batik tulis, batik cap, dan kombinasi antara tulis dengan cap.

“Batik merupakan proses. Batik proses bukan tekstil, kalau printing itu tidak batik namun produk tekstik menyerupai batik,” kata Romi, seperti dikutip Sindonews.com.

Saat ini ada 150 perusahan atau perjain batik di Pekalongan, namun tidak sampai setengah yang baru menggunakan hologram untuk produk batiknya. Padahal, penggunaan hologram batik tersebut sebagai langkah untuk melindungi batik dari peniruan dengan metode sablon ataupun printing.

Selain penggunaan hologram, Asephi ke depannya juga berencana menggunakan aplikasi yang ada di telepon pintar untuk bisa menentukan asli atau tidaknya sebuah batik. Diharapkan adanya aplikasi dan hologram ini konsumen yang ingin membeli batik tidak tertipu saat membelinya.

Penulis : Atung Nugroho

Foto : Sindonews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *