Pemkab Purbalingga Daftarkan 6 Motif Batik Goa Lawa

Demi menjaga kekayaan kerajinan tangan khas Purbalingga, pemerintah kabupaten (pemkab) setempat pun mendaftarkan enam motif Batk Goa Lawa ke Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) sebagai karya paten para perajin batik Purbalingga. Pemantenan merk ini juga guna melindungi motif Batik Goa Lawa dari penjiplakan.

Menurut Wakil Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, kebijakan yang diambil Pemkab Purbalingga ini secara langsung melindungi para perajin motif Batik Goa Lawa. Hal ini pun secara tidak langsung akan meningkatkan permintaan motif batik tersebut.

“Dengan cara ini, kita berupaya agar motif batik khas Purbalingga tidak diduplikasi oleh perajin lain di luar Purbalingga. Apalagi sampai diklaim sebagai motif batik hasil karya mereka,” kata Tiwi, kepada Republika.co.id.

Nantinya jika sudah didaftarkan hak patennya, motif Batik Goa Lawa ini akan mendapatkan perlindungan dari pemerintah. Para perajin lain dari luar Kabupaten Purbalingga yang ingin membuat motif Batik Goa Lawa ini terlebih dahulu harus meminta izin kepada Pemkab Purbalingga dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM.

Pematenan motif Batik Goa Lawa ini juga sejalan dengan kebijakan Bupati Purbalingga, Tasdi yang menginginkan agar motif batik hasil perajin dari Purbalingga menjadi karya unggulan batik Purbalingga. Salah langkah nyata yang sudah diwujudkan yakni setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Purbalingga harus mengenakan pakaian bermotif batik Goa Lawa pada setiap hari Kamis.

Batik motif Goa Lawa sendiri saat ini memang masih sangat sulit didapatkan dikarenakan pengerjaannya masih menggunakan cara membatik tulis. Harganya pun tergolong mahal berkisar antara IDR300 ribu sampai IDR400 ribu. Hal ini pun membuat para ASN Pemkab Purbalingga yang diwajibkan mengenakan batik bermotif Goa Lawa kesulitan.

Tiwi mengatakan pada saat ini ada 185 motif Batik Goa Lawa yang dihasilkan para perajin. Namun dari 185 motif tersebut, enam motif batik terjaring dari hasil lomba beberapa waktu lalu. Kemudian dari enam motif batik ini empat motif akan dibuat model batik cap.

“Dengan menggunakan metode cap, motif Batik Goa Lawa cap ini bisa dijual dengan harga yang lebih terjangkau antara Rp 100 ribu sampai Rp 125 ribu,” ujarnya.

Enam motif Batik Goa Lawa tulis yang akan dipantenkan di Kemenkum HAM, juga merupakan hasil seleksi lomba yang diadakan Pemkab Purbalingga beberapa waktu lalu.

 

Referensi : republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *