Ini Dia Naga Batik Terpanjang Se-Asia Tenggara

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) yang digelar di kawasan Malioboro, Yogyakarta pada 5 sampai 11 Februari 2017 ini menampilkan sebuah karya kerajinan tangan yang menarik. Kerajinan ini berupa naga yang panjangnya mencapai 160 meter dan merupakan terpanjang se-Asia Tenggara.

Keunikan dari naga raksasa pada PBTY yaitu di sekujur tubuh naga juga akan dirajah berupa motif batik khas Kota Gudeg tersebut. Keberadaan naga batik terpanjang di Asia Tenggara ini pun tentunya akan menjadi sesuatu yang unik pada PBTY 2017 yang sudah menjadi agenda rutin tahunan.

Kepala Bidang Wisata Budaya Kementrian Pariwisata (Kemenpar), Wawan Gunawan mengatakan keberadaan naga bermotif batik di PBTY ini sebagai bentuk perayaan Tahun Baru Imlek yang baru saja lewat dan memunculkan batik sebagai salah satu ikon Kota Yogyakarta.

“Seluruh bagian naga ini punya makna sangat mendalam. Kumala diarikan sebagai visi, kepala sebagai pimpinan, badan sebagai eksekutif sedangkan ekor sebagai rakyatnya. Jadi ini bukan sekedar parade naga. Ada filosofi dan makna mendalam yang terkandung didalamnya.

Keberadaan naga bermotif batik ini ingin mempresentasikan tema PBTY 2017 sebagai pelangi budaya nusantara. Percampuran budaya antara naga yang terkenal dalam kebudayaan Tioghoa dan batik sebagai salah satu ikon Yogyakarta merupakan keingginan untuk bisa membanggakan kota yang pernah menjadi ibukota Indonesia tersebut.

“Ini memang sebuah obsesi untuk kembali membuat naga raksasa dan kali ini berwujud dengan adanya naga bermotif batik raksasa. Ini sebuah keinginan untuk membanggakan Yogya dan masyarakat yang melihatnya pun menjadi bangga,” tambah Ketua Umum PBTY 2017, Tri Kirana Muslidatun.

Naga bermotif batik ini sendiri ditampilkan pada karnaval PBTY yang juga diiringi atraksi naga-naga lain dan barongsai. Selain itu acara tersebut juga menampilkan 34 orang mahasiswa yang menampilan gerak dan lagu serta flash mob di akhir acara dengan seluruh pendukung acara.

Bagi kamu yang sedang berada di Yogyakarta bisa langsung mendatangi parade PBTY yang akan dimulai dari parkiran Abu Baka Ali, sepanjang Jalan Malioboro hingga seputaran Titik Nol Kilometer. Kamu pun tak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk menyaksikan festival naga bermotif batik tersebut.

Penulis : Atung Nugroho

Sumber : Indopos

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *