Menengok Kampung Batik di Kali Pucang, Batang

Batik Rifaiyah terkenal dengan keunikan motifnya. Batik Rifaiyah berasal dari sebuah daerah bernama Kali Pucang bagian timur. Kampung ini terletak di Kabupaten Batang Jawa Tengah, sekitar hanya 30 menit dari Kota Pekalongan.

Seperti kampung kebanyakan, rumah-rumah tembok bata sederhana berhalaman tanah berdiri di kiri kanan jalan aspal sempit. Di ujung desa berdiri sebuah balai desa yang juga berbentuk sederhana, tempat warga biasa berkumpul.

Di desa inilah dulu K.H. Ahmad Rifa’I menyebarkan ajaran agama Islam kepada para pengikutnya yang banyak diantaranya adalah pembatik. Di saat mereka membatik, K.H. Ahmad Rifa’I melantunkan syair yang berisi ajaran agama Islam.

Di rumah-rumah sederhana inilah Batik Rifaiyah dibuat oleh kaum wanita yang rata-rata sudah berusia tua. Mereka biasa mengerjakan batik di area dapur. Atap dapur biasanya dibolongi agar cahaya dapat masuk menyinari pekerjaan membatik mereka.

Hal ini sangat mempengaruhi kualitas batik yang mereka buat. Mereka membatik sebagai pekerjaan sampingan, setelah mereka merampungkan segala pekerjaan mereka sebagai seorang ibu.

Salah seorang pembatik Rifaiyah adalah Ibu Umariyah yang usianya sekitar 70 tahunan. Beliau mengerjakan semua proses batiknya sendiri. Dari ngelowong (membuat outline memakai malam), mewarnai, hingga ngelorod (melepaskan malam).

Hal yang jarang ditemui di industri batik masa kini dimana pekerjaan membatik dikerjakan beramai-ramai. Dalam membuat motif, Ibu Umariyah tidak mendesain di kertas kemudian dijiplak pada kain terlebih dahulu.

Ia langsung membuat motif memakai malam pada kain. Hal ini sangat mengandalkan ingatan, dan menonjolkan kepiawaian dirinya sebagai seorang pembatik yang berpengalaman.

Selain itu sangat diperlukan ketekunan dalam menyelesaikan semua pekerjaan membatik tersebut. Walau demikian, Ibu Umariyah tetaplah mempunyai pribadi yang sederhana, bahkan pemalu selayaknya wanita desa lainnya.

Ibu Umariyah termasuk senior di kawasan ini. Banyak lagi ibu-ibu pembatik seperti beliau. Hasil membatik komunitas Rifaiyah ini dikumpulkan oleh sebuah koperasi Desa untuk kemudian dipasarkan.

Balai desa Kali Pucang dijadikan semacam galeri untuk memamerkan dan menjual karya mereka. Kain Batik Rifaiyah biasa dijual dengan kisaran harga IDR500.000 sampai IDR2.000.000.

 

Penulis : Pasattimur Fajar Dewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *