Menyeruput Teh Sambil Mengintip Sejarah Jakarta di Pantjoran Tea House 

​Popularitas teh saat ini makin menanjak. Sama dengan kopi, teh tak cuma dinikmati di rumah, tapi juga di kafe dan reatoran. Bagi penikmat teh, tempat menyeruput teh kerap disebut Tea House.

Salah satu kafe di Jakarta yang fokus pada penyuguhan teh segar adalah Pantjoran Tea House. Tempat ini berada di tengah ramainya kawasan Glodok, Jakarta Pusat, tepatnya di pojokan Glodok.

Arsitektur bangunan ini lumayan mencolok di tengah kusamnya bangunan tua yang ada di sekitaran Glodok. Tak cuma sekadar menjadi Tea House, bangunan ini ternyata menjadi bagiam dari proyek Jakarta Old Town Revitalization Corporation(JOTRC) dan Jakarta Endowment for Arts and Heritage (Jeforah). 

Bangunan yang ditempati Pantjoran Tea House dahulu kala adalah Apotheek Chung Hwa yang sempat menjadi bangunan yang khas dan menjadi landmark di daerah pecinan Batavia.

Ide mendirikan Pantjoran Te House dari sebuah apotek berasal dari kisah kapiten Gan Djie pada masa pemerintahan Belanda. Gan Djie adalah orang yang dipercaya pemerintah Belanda untuk memimpin kawasan pecinan ini.

Selama ia memerintah pada 1663 hingga 1675, Gan dan istrinya dikenal kerap menyuguhkan 8 teko teh bagi siapapun yang kebetulan melewati kantornya. Dari kebiasaan inilah Gan dan tehnya menjadi populer. 

Tempat tersebut juga pernah menjadi gerbang awal kota Batavia yang dibangun oleh Jan Pieterszoon Coen.

Setelah dipugar, tempat ini mempunyai interior bernuansa oriental dengan warna dominan cokelat kayu. Nuansa ini terasa pada ukiran pintu, jendela, dan penyekat ruangannya. Untuk membuat tempat ini lebih kontemporer, bohlam dan berbagai lukisan terlihat menghiasi dinding.

Selain menjajakan teh segar, Pantjoran Tea House juga menyuguhkan makanan  khas peranakan, seperti Nasi Goreng khas Pantjoran dengan warna merah, Gurame Asam Manis, dan aneka dimsum. 

Soal teh yang menjadi bintang utama di restoran ini, Pantjoran Tea House menyediakan berbagai teh dari daerah Inggris, Tiongkok, Jepang, dan tentunya Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *