Ayu Arimbi, Batik Desa yang ‘Go Internasional’

Sebagai warisan budaya, batik kian hari kian kesohor di negeri sendiri. Di Jawa, banyak desa yang mulai mengembangkan seni batik untuk mempertahankan eksistensi batik itu sendiri.

Salah satu desa yang aktif mengembangkannya adalah Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman.

Uniknya, perkembangan produk batik di desa ini dipelopori oleh wanita. Belasan warga wanita Pandowoharjo membentuk kelompok bernama Batik Ayu Arimbi.

Setelah membentuk kelompok perajin, kegiatan produksi dan promosi batik pun lebih terorganisir. Keikutsertaan dalam berbagai pameran dilakukan kelompok yang baru tiga tahun terbentuk.

Pameran yang diikuti meluas tak hanya di dalam negeri tapi juga hingga luar negeri. “Kemarin sempat dari Hungaria, Australia, Brunei juga,” ungkap Ruswati, pengurus kelompok batik Ayu Arimbi seperti dikutip Tribunjogja.com

Ruswati mengungkapkan, aktivitas membatik di kelompok perajin itu bermula dari pelatihan yang digelar oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Diperindagkop) Sleman pada 2013 lalu.

Selain itu, mereka juga mendapat pendampingan dari Universitas Islam Indonesia (UII) dalam membentuk kelompok perajin batik ini.

Hasil karya ibu-ibu di kelompok Ayu Arimbi. Sumber foto: perindagkop.slemankab.go.id
Hasil karya ibu-ibu di kelompok Ayu Arimbi. Sumber foto: perindagkop.slemankab.go.id

Tiga tahun berdiri, Ayu Arimbi telah menghasilkan bermacam-macam motif batik. Mereka juga menerima motif batik yang dipesan secara khusus.

“Tapi kalau kami lebih condong pada batik yang full colour,” ujarnya.

Produksi batik Ayu Arimbi dipusatkan di sebuah rumah produksi di Dusun Plalangan Pandowoharjo.

Setelah motif dibuat dan diwarnai, anggota kelompok Ayu Arimbi baru membawa hasil karyanya pulang untuk dilakukan finishing, seperti menutup motif menggunakan malam, atau yang disebutnya nembok.

Berkat usaha kelompok batik Ayu Arimbi dalam produksi dan pelestarian batik, pada bulan September lalu desa Pandowoharjo dikukuhkan menjadi Sentra Batik di Sleman.

Pengukuhan itu dilakukan Bupati Sleman pada tanggal 29 September 2016.

 

Sumber: Tribunjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *