Kaus Batik dari Mahasiswa Ilmu Komputer

Kaum muda saat ini memang sudah tak mau ketinggalan dengan batik. Salah satu buktinya adalah T-shirt batik dengan merek Baticube yang dikreasikan oleh para mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI).

Baticube memang bukan sebuah mainan kubus seperti bayangan dari kata-katanya. Tapi Baticube adalah sebuah industri dan perusahaan yang bergerak di bidang produksi pakaian batik modifikasi. Pakaian yang dihadirkan Baticube dengan mengusung konsep batik ini sendiri bukanlah kemeja seperti kebanyakan fashion batik, namun Baticube yang di kreasikan lima mahasiswa Fasilkom UI ini adalah sebuah T-shirt.

Batik yang diaplikasikan pada T-shirt Baticube sendiri adalah berupa potongan batik asli dengan beragam bentuk seperti bentuk dasi, tanda seru, kubik, dan lain sebagainya. Dalam proses produksinya, potongan batik dengan berbagai bentuk tadi akan didijahitkan ke T-shirt. Nah dari sini maka tercipta T-shirt batik yang unik dan menarik dengan pancaran aura batik.

Potongan batik yang digunakan dan diterapkan pada T-shirt Baticube memang merupakan batik asli yang diproses secara batik. Ini artinya potongan batik yang ada pada T-shirt Baticube bukanlah batik printing. Menurut Alfira Fitrananda, salah satu pendiri Baticube, dengan misinya memperkenalkan uniknya batik pada kawula muda, maka pihaknya tak mau menggunakan batik printing yang tidak asli.

T-shirt Baticube sendiri awalnya muncul dari tugas kuliah dari kampusnya di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI). Dari sana tim Baticube yang terdiri dari Alfira (angkatan 2008), Alfadesta (2008), Akhmad Rahadian Hutomo (2008), Ahmad Mahmudi Yunus (2008), dan Adzar Karomy (2007) sepakat untuk memproduksi T-shirt batik. Pada mula produksinya, membuat Baticube ini cukup rumit karena tim diharuskan mencari jenis kain T-shirt tertentu yang sesuai dengan kain batik.

Dalam proses kreasinya sendiri secara konsep batik pada Baticube tidak dipalikasi pada seluruh bagian dari kaus. Akan tetapi batik pada Baticube ini dihadirkan dan diaplikasikan pada sebagian kaus sebagai desain dalam berbagai bentuk. Namun ternyata hasil dari kreasi lima mahasiswa Fasilkom ini disukai kawula muda dan mampu menghadirkan batik yang inovatif.

Setelah dipasarkan, Baticube memang terus diminati banyak orang. Bahkan target pasar yang disasar tim dari generasi usia 15-30 tahun meleset, karena peminatnya yang meluas hingga generasi orang tua. Karena tim Baticube banyak memproduksi T-shirt ukuran S dan M, maka kemudian orang-orang diatas usia target pasar ini tidak bisa mendapatkan ukuran yang pas.

Baticube sendiri dipasarkan lewat situs web dan berbagai media sosial. Pada tahun 2010 dari segala usaha yang dilakukan tim, Baticube pun suskes menjuarai penghargaan dalam gelaran Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional di Bali pada kategori presentasi favorit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *