Ternyata Beginilah Proses Membuat Batik Tulis

Sesuai dengan namanya, teknik ini dilakukan seperti menulis pada kain, menggunakan canting tulis. Biasanya pembatik membuat pola desain dengan menggunakan pensil pada kain. Kemudian dengan menggunakan canting tulis, pembatik menorehkan malam mengikuti pola. Pembatik juga dapat memberi elemen dekoratif seperti isen-isen, taburan, ataupun tanahan.

Pemilihan jenis canting tulis sangat membantu dalam pengerjaan. Pemilihan ukuran Canting tulis biasa dapat menyesuaikan tebal tipis titik atau garis yang diinginkan. Adapula pembatik yang menggunakan canting nitik yang mempermudah membuat dekorasi titik ataupun garis pararel.

Pengerjaan batik tulis butuh skill yang memadai, terlebih untuk motif batik alusan, yang memuat banyak detail kecil dan kompleks. Selain skill juga dibutuhkan ketekunan dan kesabaran. Waktu yang dibutuhkan dalam pengerjaan batik tulis tergantung motifnya.

Untuk motif kasaran (besar-besar, tidak detail) bisa 1 – 3 bulan. Sedangkan untuk batuk alusan bisa memakan waktu 6 hingga lebih dari 1 tahun. Bahkan pembatikan Oey Soe Tjoen, salah satu pembatikan Tionghoa di Pekalongan, mensyaratkan pembuatannya hingga 3 – 4 tahun untuk selembar batik nya.

Foto: Fajar Dewa
Foto: Fajar Dewa

Batik tulis sudah dikerjakan sejak berabad abad silam. Pengerjaan batik tulis biasanya dilakukan oleh wanita. Dahulu, pengerjaan menulis batik dilakukan di kedua sisi kain, depan dan belakang. Hal ini guna mendapatkan kualitas batik yang bagus. Saat ini, batik tulis bolak-balik sudah sangat jarang ditemui.

Batik tulis dianggap batik kualitas tinggi, dikarenakan rumit dan lamanya proses yang dilakukan. Keahlian menulis juga dianggap melibatkan rasa seni yang dimiliki pembatiknya. Harga jual batik tulis adalah yang tertinggi disbanding batik cap ataupun kombinasi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *