Mau Tahu Perlengkapan Dasar Membatik? Baca Ini

Batik Indonesia telah mendapat pengakuan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Istilah “Tak Benda” (Intangible) lebih mengacu kepada proses yang berkembang, bukan ke produk kain batik yang sudah jadi. Proses itu meliputi cara pembuatan yaitu, teknik tulis dan teknik cap, ataupun bisa kombinasi dua teknik tersebut. Mari kita mengenal batik melalui teknik pembuatan.

Banyak sekali alat-alat yang dibutuhkan dalam membatik. Namun ada beberapa alat utama yang biasa dipergunakan yaitu:

Kain

Cirebon
Cirebon

Kain batik yang dipakai biasanya adalah katun/ mori, yang mempunyai berbagai jenis seperti primisima, prima, dan biru. Ada pula yang memakai sutera dan selulosa.

Lilin / Malam

Foto: batikndesa.blogspot.com
Foto: batikndesa.blogspot.com

Lilin/ malam adalah bahan utama pembuat batik yaitu sebagai media perintang warna. Malam dibuat dari lilin tawon, gondorukem (getah pinus), damar (getah Sorea Sp.), Microwax, Parafin, dan Kendal.

Canting

Foto: marinaelphick.wordpress.com
Foto: marinaelphick.wordpress.com

Canting adalah media penyalur malam pada kain. Ada dua macam canting yang sekaligus membedakan dua jenis batik, yaitu canting tulis dan canting cap.

Pewarna

Foto: rumahbatik.com
Foto: rumahbatik.com

Zat pewarna batik dibedakan menjadi pewarna alami dan kimia. Pewarna alami berasal dari tumbuh-tumbuhan, seperti biji buah, kulit dan akar pohon, dedaunan, dan lain-lain. Pewarna kimia berasal dari zat kimia / sintetik yang dapat menghasilkan banyak varian warna dengan berbagai tingkat kecerahan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *