Inilah 7 Kota Batik dan Sentra Produksi Batik di Indonesia

asep2.png

kota-kreatif.blogspot.com

Memang tak berlebihan bila Indonesia dikatakan sebagai negara yang telah memperkenalkan serta mempopulerkan batik kepada dunia. Pasalnya, di Indonesia sendiri beberapa sentra atau pusat produksi batik telah menyebar hampir di pelosok penjuru negeri. Uniknya masing-masing dari pusat produksi ini ternyata memunculkan cir khas batiknya yang berbeda dengan kota-kota pusat produksi lainnya. Maka dari sini lahirlah kota-kota batik dengan kekhasannya masing-masing di Indonesia. Lalu kota mana saja di Indonesia yang merupakan sentra produksi yang populer? Berikut ulasannya.

1.Solo

Pertama kota sekaligus sentra produksi batik di Indonesia adalah Solo. Kota yang juga sering disebut Surakarta ini memang sangat populer dengan batiknya. Bahkan di Solo sendiri ada sebuah tempat sentra produksi batik yang telah melegenda yaitu di Kampoeng Batik Laweyan di Desa Laweyan. Batik Solo sendiri umumnya memiliki motif khas yang menggambarkan alam seperti bunga serta burung. Pada pola dan motif batik solo juga ditemukan beberapa simbol dan makna seperti pada motif sido mulyo yang bermakna kebahagiaan, sido dadi yang mengadung simbol kemakmuran, satrio wibowo yang bermakna kemartabatan, dan motif tikel asmorodono yang memiliki simbol cinta.

2.Yogyakarta

Salah satu daerah istimewa di Indonesia yaitu Yogyakarta juga merupakan kota batik yang sudah terkenal sejak lama. Dari sekian banyak motif khas di Yogya ada satu motif yang seringkali digunakan pada saat upacara pernikahan atau upacara tradisional yaitu motif grompol. Batik Yogya sendiri didominasi oleh warna-warna natural seperti cokelat, hitam, putih, nila, dan krem. Bila Anda ingin membeli batik yogya maka Pasar Tradisional Bringhardjo adalah tempat yang tepat untuk mendapatkannya. Di pasar ini Anda akan memperoleh beragam koleksi batik yogya dengan harga bervariasi.

3.Pekalongan

Kota di Jawa Tengah berikut ini juga telah menjadi sentra produksi batik sejak zaman dahulu kala. Dengan banyaknya sanggar dan pabrik diberbagai wilayah membuat Pekalongan juga dikenal sebagai kota pengrajin batik. Batik pekalongan sendiri pada umumnya berwarna cerah dan bertemakan alam dengan tekstur dan desain yang lembut. Dari sebagain besar warna yang muncul pada batik Pekalongan ini diketahui telah dipengaruhi budaya dari negara lain seperti China, Arab, dan Belanda. Untuk mendapatkan koleksi batik Pekalongan ini Anda bisa mengunjungi Pasar Grosir Setono yang sudah berdiri sejak 1939.

4.Cirebon

Dari area Jawa Bagian Tengah kita bergeser ke sebelah barat lebih tepatnya ke Cirebon. Di kota yang terkenal dengan udangnya ini banyak dijumpai motif batik yang menyerupai hewan seperti naga, singa, gajah, dan harimau. Namun selain motif menyerupai hewan ada juga motif yang menyerupai awan dan gunung. Karena populasi warga atau etnis China disana maka batik Cirebon ini pada akhirnya banyak dipengaruhi oleh budaya China. Batik-batik yang diproduksi di Cirebon ini seringkali dikenal sebagai “Kencana Ungu” yang dibuat di atas kain tenun terbaik. Bati Trusmi menjadi salah satu sentra produksi batik ternama di Cirebon.

6.Bali

Dari kota-kota di Jawa kita beralih ke luar Jawa. Pulau dewata Bali adalah satu kota diluar Jawa yang menjadi pusat atau sentra batik di Indonesia. Motif dan desain batik Bali sendiri tergolong unik karena memiliki perpaduan ornamen khas Pulau Dewata dengan China seperti naga, rusa, burung bangau, dan kura-kura. Kerajinan batik di Bali yang mulai dikenal sejak 1970 ini pada akhrinya mempunyai daya tarik tersendiri pada motifnya yang mengusung kebebasan dan menggunakan warnawarna cerah.

7.Madura

Terakhir, kota batik di Indonesia adalah Madura. Madura yang merupakan sebuah pulau di timur pulau Jawa ini memiliki kepopuleran pada batik tulisnya. Batik tulis di pulau penghasil garam ini memang sudah tersohor seantero nusantara. Salah satu jenis batik madura yang populer dan tersohor dari batik Madura adalah batik gentongan. Bagaimana tidak populer, proses pembuatan batik gentongan ini menghabiskan waktu yang sangat lama. Bisa berbulan-bulan bahkan bisa jadi sampai tahunan tergantung rumit dan detail motif yang ada. Beberapa jenis motif batik madura yang terkenal adalah motif daun, burung, bunga, serat kayu, serta tanjung bumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *